Permainan Sesuai Usia Anak (1-3 tahun)

Saat perkembangan anak sudah cukup mature/matang dalam area motorik kasarnya, yakni berjalan, proses optimalisasi tidaklah cukup sampai disitu. Masih banyak area perkembangan anak lainnya yang harus dioptimalkan, seperti area kognisi/kecerdasan, area motorik halus/keterampilan tangan, area bicara/komunikasi, sampai kemandirian dalam aktivitas keseharian anak.

Anak memerlukan assistance/bantuan dari lingkungan sekitar untuk dapat tumbuh secara optimal, antara lain dengan pemberian media untuk merangsang perkembangan area-area tadi. Dan media yang paling sesuai dengan anak adalah mainan/toys. Jadi sebagai Parents, bijak-bijaklah dalam memilih mainan/toys untuk si kecil. Pilihlah mainan yang memang benar-benar mensupport tumbuh kembangnya. Berikut ada beberapa contoh permainan yang bisa mendukung tumbuh kembang si kecil setelah anak mampu berjalan atau kira-kira usia 1 tahun.

Usia 1-2 tahun

Pada usia ini, perkembangan anak lebih diarahkan pada perkembangan kognisi/kecerdasan, komunikasi/bicara, dan motorik halus/keterampilan tangan.

Sebagai input kognisi/kecerdasan, Moms bisa memberikan permainan flash card (bagian tubuh, benda sekitar yang umum, binatang, buah-buhan, bentuk-bentuk dasar segitiga ,persegi, dll ) untuk menambah kosakata anak. Selain menambah kosakata tentunya sekaligus melatih bicara anak. Sering-seringlah mengajak anak berkomunikasi dua arah yang benar, seperti memberi salam, menyampaikan “terima kasih”, dan meminta “tolong”.

Puzzle angka yang simple juga sudah mulai bisa diperkenalkan ke anak. Mulai aktivitas berhitung secara verbal sampai anak dapat identifikasi bentuk dari sebuah angka.

Untuk memperkenalkan warna dimulai dengan aktivitas menyamakan warna, bisa menggunakan media permainan bola-bola, cones, blocks, puzzle,dll.

Aktivitas motorik halus yang bisa diperkenalkan anak usia 1 tahun, tujuannya untuk kematangan&kekuatan kemampuan menggenggam, menjepit, dan ketrampilan tangan lainnya. Media mainan yang bisa dipergunakan antara lain play dough (lilin malam), pincher, Pegs dan tali untuk meronce, puzzle, palu mainan, dll.

Di usia 1 tahun anak sudah mulai bisa mengikuti kelas Day Care untuk membantu mengoptimalkan tumbuh kembangnya.

Usia 2-3 tahun

Kematangan motorik kasar seperti naik-turun tangga, jumping, climbing, perlu dioptimalkan memasuki usia 2 tahun.

Sedangkan kemampuan motorik halus anak sudah diarahkan kepada aktivitas fungsional, seperti menulis (memegang pensil, mewarnai, membuat garis), menggunting, makan (pegang sendok), dan berpakaian (mengancingkan).

Kemampuan kognisi anak juga sudah ditingkatkan, seperti pengenalan konsep huruf sampai mengeja suku kata (membaca), membuat bangunan sederhana dari blok, mengetahui nama anggota keluarga dan alamat rumah secara sederhana, hingga story telling.

_Team Tumbuh Kembang Sasana-BIC_

About these ads

Satu Tanggapan

  1. Useful information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: