Best Toys for Baby…

        Jika anda ingin membelikan mainan untuk Si Kecil, pastikan mainan itu bukan sekedar mainan “biasa” melainkan harus yang bermanfaat untuk pertumbuhan dan perkembangannya..

Inilah kriteria yang perlu Anda pertimbangkan..

1. Menarik di mata anak

2. Aman

3. Warna Mencolok

4. Multi-Sensory

5. Sesuai usia

6. Ada keragaman

 

Jenis Mainan Berdasarkan Usia

1. 0 – 3 Bulan

pilih mainan yang bisa diletakkan di tempat tidur bayi, mudah dipindah-pindah dan berwarna cerah. Misalnya, lingkaran plastik berukuran besar, kotak musik yang bisa di pegang dengan tangan mungilnya, mainan kecil dalam berbagai ukuran dan tekstur, mainan yang mengeluarkan bunyi jika di goyang2kan.

2. 4 – 6 bulan

selain mainan yang bisa di goyang-goyang,bisa dibawa mandi, dan yang berbunyi jika digoyang-goyang atau diremas, anda dapat memberikan mainan kubus atau kotak dari kayu, balok yang mengeluarkan bunyi-bunyian, mainan yang aman digigit.

3. 7 – 9 bulan

mainan yang bisa diapungkan di dalam air, cincin yang bisa disusun pada tiang, bola berbagai ukuran, kotak atau wadah kosong,balok susun, drum dan pemukulnya.

4. 10 – 12 bulan

papan bongkar pasang terbuat dari kayu, buku cerita bergambar, mainan dorong tarik, krayon besar dan kertas, serta mainan yang mengeluarkan bunyi ketika di tiup angin.

Cerebral Palsy

Cerebral Palsy atau CP merupakan gangguan kemampuan fisik yang paling sering dijumpai pada anak (terutama di bawah usia 5 tahun). CP terjadi sekitar 1,5-2,5 anak per 1000 kelahiran hidup.

Istilah CP merujuk pada pergerakkan tidak normal atau postur tubuh yang tidak normal akibat gangguan perkembangan otak. Gangguan tersebut dapat terjadi saat kehamilan ibu, saat proses kelahiran, atau setelah dilahirkan. Pada CP gangguan tersebut tidak bersifat progresif (semakin memburuk) namun cenderung menetap seiring pertambahan usia anak.

Baca lebih lanjut

Toilet Training

 

More fun with Dressing Activity :)

Nilai Apgar dan Refleks-Refleks Bayi

Apgar adalah : satu sistem penilaian yang dilakukan pada menit pertama dan menit kelima setelah kelahiran.

Hal-hal yang perlu di ukur dalam penilaian Apgar :

1. warna : kulit yang berwarna merah muda menunjukan bahwa sirkulasi darah bayi berjalan baik

2. detak jantung : menunjukkan kekuatan dan keteraturan dari denyutan jantung

3. refleks : menunjukkan kemampuan ataupun kepekaan bayi dalam merespon rangsang  (biasanya dilihat saat membersihkan air ketuban yang ada dimulutnya, bayi akan merespon)

4. aktifitas : menunjukkan bahwa si kecil sehat karena adanya aktifitas otot ( kaki dan tangan bergerak dan bayi menangis kuat )

5. respirasi : bernapas, ini menunjukkan kesehatan paru-paru

Cara penilaian :

setiap kondisi diatas diukur dan masing-masing mendapatkan nilai antara 0-2. jika nilai apgar bayi diatas 7, berarti bayi tersebut memiliki kondisi fisik yang cukup baik. jika nilainya 5-7, kemungkinan sikecil mengalami masalah saat dilahirkan yang mengakibatkan ia kekurangan oksigen didalam darahnya dan memerlukan observasi selama beberapa jam setelah kelahiran. jika nilainya dibawah 4, sikecil membutuhkan pertolongan segera.

nilai apgar 

Nilai

0

1

2

Warna  

 

Detak jantung

 

 

Reflek

 

Aktivitas

 

 

Respirasi

 

 

 

Biru atau pucat

 

 

Tidak ada detak jantung

 

Tidak ada reflex

 

 

Terlihat loyo/lemas

 

Tidak ada nafas

Tubuh merah muda,tetapi tangan dan kaki biru

 

Kurang dari 100 detak permenit

 

Meringis

 

 

Kelenturan ditangan dan kaki

 

Pelan, tidak teratur, tangisan sangat pelan

Seluruh tubuh berwarna merah muda

 

Lebih dari 100 detak per menit

 

Meringisdisertai batuk/bersin

 

Aktif bergerak

 

 

Pernapasan baik, menangis kencang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

refleks-refleks bayi :
1. refleks rooting : refleks ini mendorong sikecil menemukan payudara ibu untuk menyusu. cobalah sentuh pipinya dengan telunjuk anda, ia akan segera menengok kearah telunjuk sambil membuka mulutnya seperti hendak menyusu. jika bibir bawah tengah disentuh,ia pun akan membuka mulutnya. refleks ini dimiliki bayi saat lahir dan menghilang saat usia 4bulan

2. refleks sucking : saat bayi disodorkan jari atau puting susu ibu, maka ia akan mulai menghisapnya. refleks menghisap adalah contoh refleks yang muncul saat lahir dan kemudian menghilang seiring dengan meningkatnya usia bayi.

3. refleks moro : ini adalah respon tiba-tiba pada bayi baru lahir yang terjadi akibat suara atau gerakan yang mengejutkan.ketika dikagetkan, bayi melengkungkan punggungnya, melemparkan kepalanya kebelakang, dan merentangkan tangan dan kakinya. refleks ini merupakan upaya untuk mempertahankan diri pada bayi baru lahir dan biasanya menghilang pada usia 2-3bulan.

4. refleks babinski : jila telapak kakinya disentuh, bayi akan menarik kakinya atau jemari-jemarinya mengembang. refleks ini berlanjut hingga bayi berusia 8 bulan dan menghilang setelah mencapai 9-12 bulan.

5. refleks palmar grasp : refleks genggam ini timbul jika kita menyentuh jari ataupun telapak tangan bayi. jari-jarinya akan menggenggam sangat kuat. refleks ini menghilang saat sikecil mencapai usia 5-6 bulan. pemakaian sarung tangan yang berlanjut setelah bayi berusia 2-3 bulan kurang dianjurkan karena berkaitan dengan refleks ini, setelah refleks menggenggam menghilang,tangan bayi mulai akan berfungsi meraih sesuatu.

6. refleks tonic neck : ini adalah refleks mempertahankan posisi leher atau kepala yang timbul bila bayi di terlentangkan. kepala bayi akan berpaling kesalah satu sisi, sementara ia tetap terlentang. lengan pada sisi kepalanya menoleh akan terlentang lurus keluar, sedangkan tangan lain dilipat atau ditekuk. refleks ini terlihat sangat nyata pada usia 2-3bulandan menghilang sekitar usia 4 bulan.

7. refleks stepping : refleks melangkah ini akan terlihat saat memegang bayi pada posisi berdiri dan seolah-olah menjejakkan kakinya diatas sebuah bidang. bayi akan mengangkat kakinya secara bergantian seolah-olah berjalan. refleks ini berkurang setelah 1 minggu dan menghilang setelah 2 bulan.

TIPS MENGASUH ANAK (I)

  1. Bersikaplah tegas bila itu memang Anda anggap perlu untuk si anak
  2. Tujuan pendisiplinan anak adalah kerja sama, bukan control atau pengendalian
  3. Pendisiplinan harus memberikan anak pengalaman untuk belajar
  4. Tegas tapi POSITIF

Sasana-BIC team

Apakah Alergi Pada Saluran Pernapasan Itu??

Alergi pada saluran pernapasan adalah suatu reaksi alergi yang terjadi pada seseorang dan mengenai bagian pada saluran pernapasannya. bagian-bagian dari saluran pernapasan itu adalah:

Baca lebih lanjut

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.