Asma pada Anak

Asma adalah suatu kondisi kronis yang ditandai dengan batuk, mengi, dan atau kesulitan bernapas. Gejala ini timbul secara periodik (hilang timbul) dan biasanya muncul karena ada faktor pemicu tertentu, diantaranya:

– Infeksi virus

– Alergi terhadap debu

– Bulu-bulu binatang peliharaan

– Asap rokok

– Asap kendaraan bermotor

– Kegiatan yang berlebihan

Bagaimana bunda (orang tua) mengetahui bila si kecil menderita asma?

Tidak seperti pada dewasa  asma pada anak memiliki tanda dan gejala yang sedikit berbeda. Bila pada orang dewasa gejala yang khas adalah napas yang berbunyi/mengi, maka pada anak seringkali justru batuk menjadi gejala utama asma. Batuk pada anak biasanya berlangsung lama (>3minggu), tidak kunjung sembuh, dan hilang timbul. Batuk yang seperti ini disertai dengan keluhan sulit bernapas atau sesak dan adanya mengi/suara sewaktu bernapas. Untuk memastikannya orang tua perlu membawa anak ke dokter dan melakukan serangkaian pemeriksaan dan tes untuk kepastian.

Apa yang Bunda perlu lakukan bila anak terkena Asma?

Selain ke dokter untuk mendapatkan terapi yang tepat, orang tua perlu melakukan beberapa langkah berikut:

# Jagalah selalu kebersihan ruangan anak. Bersihkan debu dari mainan anak, karpet, dan tempat tidurnya

# Berikan makanan yang sehat dan hindari makanan-makanan yang dapat mencetuskan serangan asma pada anak, seperti : susu/produk susu, kacang-kacangan, telur, dan seafood.

# Bila anak memiliki riwayat asma, jangan memelihara hewan di rumah, terutama hewan berbulu seperti kucing dan anjing

# Stop rokok!. Asap rokok yang ditimbulkan dapat memicu serangan asma pada anak

# Yang terpenting adalah selalu perhatikan penggunaan obat-obat asma yang diberikan oleh dokter, terangkan kepada anak bagaimana cara penggunaannya.

Apa yang perlu Bunda lakukan pada saat anak terjadi serangan asma?

Tetap tenang dan lakukan beberapa langkah berikut:

* Berikan anak obat reliever dari dokter (Bronkodilator,kortikosteroid) berupa inhaler/hirupan. Obat ini bekerja sangat cepat (kurang dari 10 menit) untuk melapangkan jalan napasnya

* Dudukkan anak, lalu minta anak untuk bernapas secara perlahan-lahan

* Bila tidak ada tanda-tanda perbaikan, atau bahkan memburuk, segera bawa anak ke dokter

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: