Office Pain (Serangan Pegal Linu)

Inilah situasinya:

‘Anda duduk seharian penuh di meja anda.  Menelepon, membuat janji, mengetik laporan, memeriksa berkas, rapat, dan sebagainya. Sorenya anda pulang dan menyadari betapa letih pundak dan punggung anda. Lalu anda minta dipijat,lalu beres sudah. Namun, besoknya anda mengalami hal yang sama dan seterusnya.’

Saat pijatan sudah tak lagi membantu, anda memilih untuk mengkonsumsi suplemen atau obat penghilang pegal linu,namun kenapa hal yang sama selalu datang lagi??

Yang terjadi adalah tubuh anda sudah sedemikian jenuh dengan rutinitas tersebut, sehingga tubuh menyampaikan “protes” berupa pegal linu. Namun karena penyebab utamanya tidak anda atasi, maka tubuh anda lama-kelamaan akan menanggung beban yang lebih besar dan melancarkan protes yang lebih banyak lagi, antara lain:

  • Migren
  • Pandangan mata kabur
  • Nyeri pada leher dan pundak
  • Nyeri pada pinggang
  • Nyeri pada pergelangan tangan dan kaki

Cara mencegah nyeri pegal linu:

  • Menerapkan konsep ergonomi

Konsep ergonomi yang bisa diterapkan di tempat kerja anda diantaranya adalah mendesain kursi dan meja kerja anda sesuai anatomi tubuh yang benar, seperti menggunakan kursi yang mampu menyangga tulang belakang secara tepat. Hindari penggunaan kursi besar yang empuk sehingga badan cenderung bungkuk dan beban terhadap tulang belakang semakin besar. Selain itu perhatikan penyangga tangan dan kaki, serta jarak mata ke komputer.

  • Bergerak dengan seksama (stretching saat bekerja)

Meskipun anda telah menggunakan konsep ergonomi, bukan berarti anda benar-benar terbebas dari pegal linu. Lakukan stretching anggota tubuh setiap 20-30 menit.

  • Hidup sehat (Mengkonsumsi makanan sehat)
  • 

Konsumsi makanan sehat dan kurangi makanan berlemak dan berkolesterol tinggi. Selain itu hindari konsumsi rokok serta minuman keras.

  • Olah raga yang teratur

Biasakan anda melakukan olahraga rutin yang ringan seperti jogging, senam pagi, dll. Selain baik untuk kondisi sistemik tubuh seperti jantung dan peredaran darah, olahraga juga bisa mengurangi ketegangan otot/spasme otot akibat rutinitas harian anda.

  • Istirahat yang cukup
  • 

Biasakan anda tidur 6-8 jam per hari. Upayakan jangan kurang dan jangan pula berlebih, serta hindari penggunaan jam tidur yang berubah-ubah meskipun telah mencukupi dosis jam tidur.

Referensi:

Christian&Team. Office Pain: Seluk Beluk Sakit Pinggang Akibat Kerja Kantor Hingga Cedera Akut. Leaf Production, Bandung:2010

Buwana C. Kuliah Okupasi Terapi: Ergonomi dan Body Mekanik. Jakarta:2005

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: