Problem pernapasan pada Anak, Yuk simak moms!

Berikut ada beberapa problem atau penyakit pernapasan pada anak, simak yuk moms…!

Batuk

Batuk adalah mekanisme alami yang terjadi ketika benda asing masuk ke dalam saluran            pernapasan. Batuk yang berkepanjangan merupakan      kelanjutan dari beberapa problem pernapasan seperti sinusitis, asma, bronkitis, dan pneumonia.

Sinusitis

Sinusitis adalah peradangan pada sinus        paranasal yaitu rongga-rongga yang terdapat di wajah. Penyebab sinusitis adalah adanya penyumbatan pada hidung dan infeksi pada gigi. Sehingga keluhan seperti pusing, suara sengau, atau mata lebih sering berair akan timbul.

Asma

Asma merupakan hambatan aliran udara pada saluran napas yang salah satunya diakibatkan oleh zat allergen maupun faktor lainnya.

Pada anak-anak, asma cenderung  terjadi pada  malam hari atau  karena lelah yang berlebihan. Serangan asma yang timbul berulang kali dapat menurunkan kualitas hidup dan aktifitas fungsional sehari-hari.

Bronkitis


Bronkitis adalah peradangan pada saluran bronkus yang terjadi akibat infeksi virus. Bronkitis merupakan gejala lanjutan dari     infeksi pada saluran pernapasan atas dan bawah yang sering        bertambah buruk karena alergi, cuaca dan     polusi. Gejala dari bronkitis adalah timbulnya   batuk berdahak yang sulit dikeluarkan selama tiga bulan berturut-turut dalam dua tahun.

Pneumonia

Pneumonia adalah proses infeksi akut yang mengenai jaringan paru-paru (alveoli).            Terjadinya pneumonia pada anak maupun orang dewasa  seringkali bersamaan dengan infeksi akut pada bronkus. Gejala pneumonia adalah napas cepat dan sesak karena paru meradang secara     mendadak.

 

FISIOTERAPI

Peran Fisioterapi dalam problem pernapasan ini  adalah dengan melakukan anamnesa, assesmen, penentuan diagnosa, program terapi, intervensi, dan evaluasi.

Program Fisioterapi yang diberikan pada problem-problem pernapasan meliputi :

1. Terapi modalitas berupa diatermi yang  bertujuan  untuk menghangatkan dada, punggung, melebarkan saluran pernapasan, dan melancarkan sirkulasi     darah sehingga menimbulkan efek relaksasi.

2. Terapi modalitas berupa nebulizer (inhalasi/uap) untuk melembabkan   saluran pernapasan, dan                mengencerkan dahak/sputum.

 

 

 

3. Pijat Ringan untuk merelaksasikan otot-otot pernapasan sehingga terasa nyaman dan membantu  napas lebih rileks.

4. Latihan Pernapasan dan Batuk Efektif untuk memperbaiki sistem pernapasan,   mempertahankan fleksibilitas diafragma dan   mengeluarkan dahak dengan teknik-teknik tertentu.

5. Drainase Postural dengan berbagai posisi sesuai   letak dahak dalam paru. Hal ini bertujuan untuk memfasilitasi keluar/sekresi dahak.

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: