Hyperactive/ADHD

ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) adalah suatu gangguan perilaku kronis yang terjadi ketika anak-anak menunjukkan gejala hiperaktif, impulsif, dan tidak bisa memusatkan perhatian (inatensi). Anak dengan ADHD bila tidak mendapatkan penanganan yang tepat akan menetap sampai dewasa. Gangguan ADHD akan membuat anak sulit bergaul dengan teman dan lingkungan sekitarnya, serta mengganggu proses pembelajaran di sekolah. Angka kejadiannya sekitar 8-10% dari seluruh anak dan lebih sering terjadi pada anak laki-laki dibandingkan dengan anak perempuan. ADHD umumnya terdeteksi saat anak berusia 4 tahun.

Apa Gejala ADHD? 

Gejala ADHD sangat bermacam-macam dan bervariasi mulai dari gejala hiperaktif, impulsif, dan inatensi. Gejala tersebut adalah:

1. Anak selalu merasa gelisah dan tidak tenang

2. Cenderung bicara berlebihan

3. Sulit menunggu giliran saat bermain

4. Sering meninggalkan ruangan saat orang lain seharusnya duduk diam

5. Sulit bermain dengan tenang

6. Sulit memusatkan perhatian, misalnya kurang konsentrasi pada pelajaran

7. Mudah tertarik dengan hal lain saat mengerjakan suatu hal

8. Sering lupa dengan barang-barang miliknya sendiri

9. Sering tidak memperhatikan perkataan atau pembicaraan orang lain

10. Berlari atau memanjat secara berlebihan.

Bila ada 1 atau 2 gejala maka dianggap normal.

Mengapa Anak Dapat Menunjukkan Gejala ADHD?

Ada beberapa penyebab yg dicurigai menyebabkan ADHD pada anak, yaitu:

1. Kurangnya kadar zat kimia tertentu di dalam tubuh (seperti dopamin, serotonin, dan norepinefrin)

2. Faktor keturunan (genetik)

Apa yang Harus Dilakukan Jika Anak Menderita ADHD?

Anak dengan ADHD akan cenderung kehilangan rasa percaya diri dan biasanya tertinggal dalam pelajaran sekolah. Orang tua dan guru diminta untuk membangun konsentrasi anak, meningkatkan rasa percaya diri anak, dan menggunakan sistem “reward and punishment” untuk aktifitas sehari-hari. Berikan hadiah pada anak bila ia bertindak sesuai dengan harapan dan sebaliknya berikan hukuman bila ia melanggar peraturan yang telah ditetapkan sebelumnya antara orang tua/anak.

Apakah ADHD Bisa Disembuhkan?

ADHD dapat disembuhkan, meskipun beberapa kasus menunjukkan bahwa ADHD menetap sampai dewasa. Dengan penanganan yang baik, gejala ADHD tidak akan mengganggu aktivitas ataupun pekerjaan sehari-hari anak, bhakan terkadang energi yang berlebihan tersebut menjadi suatu aset yang berharga. Orang tua berperan penting dalam penanganan ADHD. Perhatian dan kasih sayang serta kesabaran orangtua akan sangat membantu anak.

Oswari, Hanifah.123 Penyakit dan Gangguan Pada Anak.2009.PT.Bhuana Ilmu Populer:Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: