Membantu Anak ‘Berkebutuhan Khusus’ Dengan Terapi Pemijatan

Beberapa maslaah yang sering terjadi pada anak-anak kebutuhan khusus (penyandang cacat):

1. Kurang stimulasi

2. Isolasi sosial

3. Kehilangan pencitraan positif terhadap tubuh (jasmani)

4. Kekerasan fisik atau pelecehan seksual

5. Stress tingkat tinggi dan kemungkinan depresi

6. Dehidrasi kronis

7. Kontraktur

Keunggulan dari pemijatan teratur

Pijat dapat membantu setiap orang mengulur otot yang kaku, ini berarti rentang pergerakan tubuh lebih banyak, lebih fleksibel, pelepasan stress emosional, dan aliran darah yang lebih besar ke daerah yang dipijat. Anak-anak sering kali tidur lebih baik setelah dipijat. Perbedaan teknik pemijatan dan aneka bentuk input sensori atau alat bantu pijat (seperti menggunakan kuas, bola bertekstur, kain lembut, atau kain panas dan dingin pada kulit) menyediakan banyak rangsangan sensori untuk membantu anak-anak membentuk citra tubuh yang utuh dan sehat dan membuat mereka lebih menyadari posisi tubuh mereka terhadap ruangan.

Pijat secara teratur seringkali menguntungan beberapa jenis anak-anak penyandang cacat dikarenakan oleh:

1. Amputasi

Melunakkan perlengketan di bagian ujung amputasi, mengurangi bengkak di bagian ujung amputasi, menurunkan tingkat kekakuan otot sebagai kompensasi dari hilangnya bagian tubuh.

2. Autism

Membantu anak menjadi lebih nyaman dengan sentuhan dan stimulasi sensori pada umumnya, membantu anak untuk berinteraksi dengan orang lain, membantu anak menjadi rileks.

3. Kebutaan atau kualitas penglihatan yang rendah

Meningkatkan kesadaran terhadap tubuh mereka dengan lingkungannya, membalikkan refersing pustur bungkuk, lebih sensitif di daerah tangan, mendorong anak untuk menjelajahi dunia di sekitar mereka.

4. Luka bakar

Jaringan parut atau luka lebih lembut, mengurangi bengkak atau cairan di sekitar kawasan terbakar, meringankan rasa keterbatasan dan nyeri.

5. Cerebral Palsy

Mencegah kontraktur, menghentikan kontraktur dari kondisi bertambah parah, mengurangi konstipasi (sembelit), mengatur muatan otot yang terlalu tinggi atau terlalu rendah otot menjadi lebih dekat dengan normal.

6. Tuli

Memberikan anak tuli lebih banyak koneksi dengan tubuh mereka yang tidak bisa mendengar.

7. Down syndrome (keterbelakangan pertumbuhan fisik dan mental)

Merangsang pembentukan otot, mengurangi sembelit, meringankan insomnia.

8. Juvenile arthritis (radang sendi pada anak)

mengurangi nyeri sendi, mencegah kontraktur, menghentikan tingkat keparahan kontraktur.

9. Muscular distrophy (lemah otot)

Penundaan kontraktur, menjaga jaringan di sekitar sendi tetap fleksibel, mengurangi sembelit.

10. Polio

Mencegah kontraktur, menghentikan tingkat keparahan kontraktur, penundaan atrofi dari otot yang lumpuh, mengurangi memar dan tekanan yang ditimbulkan oleh alat penyangga.

11. Spina Bifida

Mencegah atrofi otot yang limpuh, mengurangi memar dan tekanan yang ditimbulkan oleh alat penyangga, mengurangi perlekatan di sekitar bekas luka.

12. Cedera sumsum tulang belakang

Mencegak kontraktur, mencegah atrofi otot yang lumpuh, mengurangi pembengkakan kaki, mengurangi sembelit, mengurangi kejang otot di kaki, mengurangi kejang pada kandung kemih, mengurangi memar dan tekanan yang ditimbulkan oleh alat penyangga, mengurangi tekanan pada saat duduk, peningkatan aliran darah ke kaki.

Beberapa Dasar Teknik Memijat :

1. Pemanasan (stroking)

2. Pijatan menggunakan jempol tangan (thumb stroking)

3. Gerakan berputar (kneading)

4. Gerakan menggaruk (raking)

Resources:

1. Pediatric Massage Therapy (in English) by Marybetts Sinclair, available thru Amazon or http://www.lww.com

2. Anak-anak desa yang menyandang cacat oleh David Werner

3. http://www.marybettssinclair.com

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: