ASI dan Wanita Bekerja, sounds GREAT moms…!

Bekerja bukanlah alasan untuk menghentikan pemberian ASI eksklusif. 

Beberapa langkah yang perlu disiapkan sebelum Ibu kembali bekerja :

ü  Siapkan ASI perah sekurang-kurangnya 2 hari sebelum mulai bekerja ( meninggalkan bayi )

ü  Perahlah ASI setiap 3 jam ( perlu diperhatikan bahwa makin sering ASI dikeluarkan, maka produksi ASI akan semakin melimpah )

ü  Jangan diberikan dot ( empeng ) pada bayi

ü  Berikan ASI perah dengan sendok/cangkir oleh pengasuh bayi yang terampil

ü  Susuilah bayi Anda selama bayi bersama Ibu ( termasuk pada malam hari )

ü  Perbanyaklah minum bila haus sebelum dan sesudah menyusui atau memerah ASI

Memerah ASI yang benar

  1. Persiapan
  • Siapkan cangkir/gelas yang bermulut lebar
  • Cucilah dengan sabun dan air bersih
  • Bilas dengan air hangat
  1. Memerah ASI
    1. Secara Manual
  • Cucilah tangan dengan sabun dan air bersih
  • Duduk dengan nyaman
  • Sebelum memerah, perahlah dahulu sedikit ASI dan oleskan ASI ke puting susu dan bagian sekitarnya
  • Taruh telunjuk, jari tengah dan ibu jari di areola atau bisa juga menekan pada sisi lain
  • Tekan ketiga jari kearah dada tanpa bergeser, kemudian lepaskan
  • Tekan kemudian lepaskan, ulangi gerakan ini berkali0kali sampai payudara terasa kosong ( lakukan 20 – 30 menit )
  • Jangan mengosok0 gosok atau menekan payudara dengan jari
  • Mulailah memerah sedini mungkin ( segera setelah bayi lahir )
  1. Menggunakan Alat Bantu

Setelah melakukan point 1, 2 dan 3 ( seperti yang diatas ), kemudian lakukan pemompaan pada payudara anda dengan menggunakan alat pompa yang sudah disterilkan sesuai dengan petunjuk yang dianjurkan.

Tempat Penyimpanan & Daya Tahan ASI

Tempat Penyimpanan Daya Tahan

Di dalam ruangan

4 – 6 jam

Thermos yang diisi es batu

24 jam

Lemari es ( tempat buah )

2 x 24 jam

Lemari es 1 ( satu ) pintu

2 minggu

Frezeer

3 bulan

 

Cara memberikan ASI perah dengan sendok/cangkir

  • Duduk dengan nyaman
  • Bayi dalam keadaan tegak lurus atau setengah tegak dalam pangkuan pengasuh bayi
  • Sentuhkan sendok/cangkir ke ujung bibir bayi sampai bayi menghisap/menjilat ASI
  • Tumpahkan sedikit demi sedikit ke mulut bayi ( perlu diketahui, jangan menuangkan ASI ke mulut bayi )
  • Setelah bayi mendapat ASI yang cukup, peganglah bayi dalam posisi tegak untuk disendawakan

Contoh pemberian ASI pada Ibu yang beraktifitas mulai jam 06.00 – 19.00

  1. Yang dilakukan Ibu

05.00 – 05.30, meneteki dengan payudara kanan, sementara payudara kiri diperah yang kemudian disimpan pada tempat yang tertutup rapat ( biasakan ASI perah diberikan label untuk tanggal dan jam perah )

08.30 – 17.00, selama beraktifitas di tempat kerja perahlah ASI pada kedua payudara setiap 3 jam, kemudian simpan di kulkas/thermos

17.00 – 17.30, bawa ASI pulang dengan botol/plastic kemudian masukkan ke thermos yang telah diberikan es batu

18.30 – 19.00, sesampainya di rumah, simpan ASI perah dalam kulkas/freezer

19.00, segera Ibu membersihkan badan kemudian meneteki bayi dengan payudara kiri, sementara payudara kanan di perah ( simpan dalam kulkas )

21.00, meneteki dengan payudara kanan, sementara payudara kiri di perah ( simpan dalam kulkas )

01.00 – 02.00, meneteki dengan payudara kiri dan payudara kanan di perah ( simpan di kulkas )

05.00 – 05.30, meneteki dengan payudara kiri dan payudara kanan di perah ( simpan di kulkas )

Begitu seterusnya ASI dihangatkan secara berurutan dari jam perah paling awal dan berikan dengan sendok

Hangatkan dalam jumlah tertentu sebagaimana yang biasa di minum bayi

 

  1. Yang dilakukan Pengasuh Bayi

06.00, keluarkan ASI perasan paling awal dari kulkas, diamkan 10 – 15 menit, hangatkan dengan memasukkan botol/plastic susu ke dalam wadah yang berisikan air panas, kemudian berikan pada bayi dengan sendok

07.00 – 17.00, berikan ASI dengan sendok

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: