Permainan sesuai Usia Anak ..

Moms, ternyata benar lho, bermain dapat merangsang perkembangan otak anak… Berbagai jenis permainan bisa Moms pilih secara selektif untuk membantu perkembangan otak anak sesuai usianya.

1. Usia 0-3 bulan

Pada usia ini, indera yang paling berfungsi adalah perasa/pengecap dari lidah dan auditory atau pendengaran, sedangkan untuk visual jarak penglihatan anak masih pendek sekitar 30 cm.  Jadi mainan yang bisa diberikan ke anak dengan mengandalkan kemampuan indera yang sudah optimal tadi, seperti teether dan mainan bunyi-bunyian (tapi tidak terlalu nyaring ya moms..). Untuk mainan bunyi-bunyian tadi coba dekatkan dengan mata anak ya Moms atau dalam jarak pandangnya, sebab hal ini juga mampu menstimulasi organ visualnya.

2. Usia 3-6 bulan

Usia 3-6 bulan adalah usia yang tepat untuk memulai stimulasi gerakan-gerakan motorik kasar pada bayi, mulai dari belajar miring hingga tengkurap, hingga si bayi mampu duduk mandiri. Rangsanglah bayi Moms untuk melakukan gerakan-gerakan tadi dengan mainan yang menarik untuknya. Karena pada usia ini organ visual (mata) anak sudah berfungsi lebih optimal dan jarak pandangnya sudah lebih jauh, Moms bisa merangsang gerakan motorik pada bayi dengan mainan yang warna dan bentuknya lebih menarik serta mencolok.

Gunakan objek spesifik seperti binatang atau buah-buahan sebagai model mainan sehingga anak cenderung untuk menjangkaunya.

3. Usia 6-12 bulan

Bayi pada usia ini sudah lebih matang perkembangan motorik kasarnya, sudah mampu duduk stabil, merangkak, berdiri, bahkan jalan. Gunakan gymnastic ball untuk melatih keseimbangan anak, terutama saat duduk.

Pada usia ini anak juga sudah dilatih untuk mengerjakan suatu aktivitas yang simpel, seperti menyusun ring atau blocks atau membuka buku “baby brain” (terdapat berbagai macam objek lengkap dengan suaranya). Moms sambil memberitahukan objek dan warnanya ya.. Komunikasi dua arah yang baik sangat membantu.

Mainan baby tunnel ini pas sekali melatih gerakan crawling/merangkak pada anak.Jika anak menolak untuk masuk, stimulasi dengan meletakkan mainan kesukaan baby di tenga-tengah tunnel. Kalau bisa yang besar ya moms, jadi moms bisa ikut masuk ke dalam baby tunnel ini menemani si kecil, sehingga baby tidak merasa takut..

Dan jika keseimbangan berdirinya sudah lebih baik, sehingga mainan diarahkan untuk kematangan berjalan, gunakan baby walker dibawah ini:

Catatan: Jika anak sudah cukup stabil berdiri dan mampu jalan 2-3 steps, lepas baby walker lebih baik Moms, supaya anak lebih mandiri..

2 Tanggapan

  1. far…permainan edukatif untuk usia 6 bln apaan yach?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: