GEJALA AWAL KEHAMILAN

Saat mengetahui kabar mengenai kehamilan, perasaan anda pasti bercampur aduk. Ada perasaan bahagia ada juga perasaan bingung menghadapi gejala awal kehamilan yang sedikit banyak cukup mengganggu kegiatan Moms sehari-hari.

Di bawah ini kami sampaikan beberapa hal yang merupakan gejala awal kehamilan yang umum dialami para ibu hamil.

Lesu

Kelesuan ini, kapan pun terjadinya sering tidak terkendali dan mungkin yang Moms pikirkan hanya ingin tidur. Kondisi ini disebut narcolepsy. Hal ini diduga disebabkan karena efek dari hormon progesteron yang kadarnya dalam darah sangat tinggi pada awal kehamilan. Progesteron merupakan sedatif bagi manusia dan memiliki efek menenangkan serta hipnotis yang sangat kuat. Progesteron juga berperan dalam penampilan cantik menarik yang khas saat hamil.

Tidak Haid (Amennorhoea)

Meskipun amennorhoea paling sering disebabkan karena kehamilan, jangan otomatis beranggapan Moms hamil. Penyakit fisik yang berat, kejutan yang hebat, kekacauan waktu karena perjalanan jauh dengan pesawat terbang (jet lag) bahkan operasi bedah dan kecemasan dapat menyebabkan terlambat haid. Sebaliknya, haid yang ringan cukup sering terjadi setelah ada kepastian hamil dan kehamilan seperti ini seolah-olah hanya berlangsung selama 8 bulan.

Mual di Pagi Hari (Morning sickness)

Moms mengalami mual di pagi hari dalam berbagai bentuk.  Ini disebabakan meningkatnya kadar hormon dalam darah. Suatu hormon yang disebut Human Chorionic Gonadotropin (HCG) berfungsi untuk mempertahankan kadar hormon estrogen dan progesteron serta mencegah terjadinya haid, atau berarti mempertahankan kehamilan. Pembentukan hormon ini kira-kira sama waktunya dengan timbulnya rasa mual, berlangsung selama 12-14 minggu. Kemunculan HCG yang mendadak bisa merangsang dinding lambung sehingga menimbulkan perasaan mual. HCG juga menyebabkan gula di dalam darah cepat dikeluarka sehingga terjadi rasa lapar dan mual. Mual kadang disertai muntah, terjadi sejak minggu ke-6 dan sering dirasakan sebagai morning sickness. Keluhan ini jarang berlangsung lebih dari 3 bulan dan kemudian menghilang secara bertahap.

Pengecapan dan Mengidam

Perubahan pengecapan dan keinginan makan makanan tertentu merupakan salah satu gejala awal kehamilan, dan dapat terjadi sebelum Moms tidak haid. Ngidam diduga disebabkan oleh meningkatnya kadar hormon dan kadang-kadang dialami pada paruh kedua siklus haid karena penyebab yang sama.

Sering Buang Air Kecil (Mikturisi)

Rahim yang membesar akan menekan kandung kemih yang berada di dekatnya. Perubahan hormonal yang mengubah ketegangan (tonus) otot juga mempengaruhikandung kemih. Oleh karena itu, kandung kemih berusaha mengeluarkan isinya meski sedikit. Pada minggu ke-12 rahim bertambah besar dan terangkat keluar dari rongga panggul sehingga tekanan kandung kemih berkurang dan Anda tidak sering buang air kecil lagi.

Payudara

Perubahan payudara pada kehamilan dini merupakan bentuk yang lebih besar dari apa yang dirasakan pada paruh kedua siklus haid. Keadaan ini aakibat rangsangan hormon progesteron. Vena -vena pada permukaan payudara menonjol dan tonjolan di sekitar puting susu menjadi lebih besar. Puting menjadi lebih besat dan warnanya lebih gelap. Tubuh anda sedang mempersiapkan diri untuk memeri makan bayi yang akan dilahirkan.

Reference:

Stoppard, M. Kehamilan dan persalinan. 2006. Gaya favorit press: Jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: